JAKARTA (trijaya.co) – Desa Pasir Panjang Pulau Rinca di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, yang sekitar 70 persen masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan, memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis pesisir dan pariwisata. Potensi ini menjadi perhatian pemerintah dan berbagai pihak untuk terus didorong agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pendekatan pemberdayaan, Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir mendampingi masyarakat pesisir, khususnya perempuan prasejahtera, dalam mengembangkan usaha ultra mikro. Pada Rabu, 26 April 2026, Menteri UMKM Maman Abdurrahman melakukan kunjungan kerja ke Pulau Rinca untuk menyapa masyarakat serta meninjau langsung program pemberdayaan yang dijalankan PNM, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan UMKM dan memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, PNM bersama pemerintah daerah menghadirkan rangkaian kegiatan yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan Pelatihan Mba Maya (Membina dan Memberdaya) yang secara khusus diberikan kepada ibu-ibu nasabah PNM Mekaar untuk meningkatkan literasi keuangan, kemampuan pengelolaan usaha, hingga kualitas produksi.
Selain itu, PNM juga menghadirkan Ruang Pintar PNM yang berkolaborasi dengan Pojok Baca Rinca sebagai sarana edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat pesisir.
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen PNM tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga kesehatan, sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong UMKM berbasis potensi lokal, termasuk sektor pariwisata di Pulau Rinca.
“Alhamdulillah rangkaian kegiatan kami di NTT bersama Pak Gubernur NTT dan PNM berjalan baik, termasuk mendorong peningkatan alokasi dana KUR untuk masyarakat. Kami juga berkunjung ke Desa Pasir Panjang, Kepulauan Rinca, untuk berdialog langsung dengan ibu-ibu nasabah binaan PNM. Mereka menyampaikan bahwa program Mekaar sangat membantu perekonomian dan kebutuhan sehari-hari, dan ke depan diharapkan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari PNM,” ujar menteri Maman.
Melalui kegiatan ini, PNM berharap pemberdayaan yang dilakukan dapat terus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, khususnya perempuan, serta membuka peluang usaha yang lebih luas berbasis potensi lokal dan pariwisata.
PNM juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pemberdayaan yang berkelanjutan.
Dengan langkah ini, PNM optimistis dapat berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di wilayah Nusa Tenggara Timur
Mengusung hastag #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa tahun lalu bertajuk #CariTauLangkahBaru demi memperluas dampak dan membina nasabah unggulan agar semakin berkembang.







