JAKARTA (trijaya.co)— Khazanah industri kuliner di pusat gaya hidup urban ibu kota resmi bertambah dengan kehadiran cita rasa khas Pasundan yang legendaris.
PT Bumi Aki Boga memperluas draf jangkauan pasarnya dengan meresmikan operasional gerai terbaru di mana Bumi Aki Heritage buka gerai di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).
Restoran ini mengusung misi besar pelestarian warisan budaya kuliner Sunda modern untuk membidik ceruk pasar makro, mulai dari ruang makan keluarga, lokasi jamuan bisnis profesional, hingga wadah berkumpul (gathering) berbagai komunitas.
”Kami percaya kawasan Kemang merupakan rumah yang sangat tepat untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Sunda modern kepada mobilitas masyarakat Jakarta yang tinggi. Kehadiran kami di sini bukan sekadar membuka cabang komersial baru, melainkan mengundang semua kalangan untuk menikmati hidangan yang membawa kebanggaan warisan nusantara,” urai CEO PT Bumi Aki Boga, Dr. Anisha Desiliana Resti, S.H., M.H.
Seluruh sajian menu diolah menggunakan teknik memasak tradisional warisan leluhur guna mempertahankan kedalaman rasa rempah asli dari hulu-ke-hilir, namun dikemas lewat estetika draf presentasi visual yang mewah.
Bagi pencinta petualangan rasa, restoran ini menyajikan tiga menu ikonik Jawa Barat sebagai pilar utama:
- Sate Maranggi: Olahan daging legendaris khas Purwakarta dengan tekstur yang juicy serta draf bumbu rendaman yang meresap sempurna.
- Empal Gentong: Sajian sup daging berkuah santan encer kuning kaya rempah yang merepresentasikan rasa autentik Cirebon.
- Burayot: Kudapan kue tradisional berbahan dasar tepung beras dan gula merah asli sebagai hidangan penutup manis yang khas.
Ekspansi fisik yang dilakukan oleh Bumi Aki Heritage ini secara langsung draf memotong jarak bagi warga DKI Jakarta.
Masyarakat kini bisa menikmati kehangatan masakan Jawa Barat tanpa harus menempuh draf perjalanan jauh ke wilayah Bogor atau Bandung.
Didukung oleh tata ruang interior bertema heritage yang nyaman serta posisi geografis yang mudah diakses dari berbagai sudut kota, tempat ini diproyeksikan menjadi draf alternatif utama pengisi agenda kuliner mingguan warga kota.
”Dengan komitmen ketat menjaga mutu bahan baku hulu-ke-hilir serta pelayanan yang mengedepankan keramahan lokal Sunda, kami sangat optimistis gerai baru ini dapat memperkokoh eksistensi draf bisnis korporasi di pasar kuliner Jakarta,” pungkas Anisha.






