JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, APBN pada April 2026 terjaga solid. Buktinya penerimaan pajak meningkat kuat (tumbuh: 16,1 persen).
“Belanja negara lebih cepat (tumbuh 34,3 persen). Defisit terkendali.APBN terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi” kata Menkeu Purbaya pada pres conference APBNKITA, di gedung Kemenkeu, Selasa (19/5).
Purbaya merinci soal belanja negara: Pendapatan negara Rp918,4 triliun
Belanja negara Rp1.082,8 triliun
Defisit APBN Rp164,4 triliun
Menurut Purbaya, penerimaan pajak melanjutkan tren pertumbuhan aktivitas ekonomi dan semakin baiknya implementasi coretax
Selain itu mayoritas jenis pajak utama tumbuh solid menggambarkan penghasilan dan konsumsi masyarakat yang terjaga.
Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Membaik
Menkeu menjelaskan cukai tumbuh didorong peningkatan produksi rokok pada Triwulan I-2026 Rp74,8 triliun meningkat 2,2 persen dari Triwulan I-2025 yang hanya Rp 73,2 triliun.
Bea masuk masih terjaga pertumbuhannya didorong peningkatan bea masuk dari komoditas LPG dan kebutuhan proyek
Bea keluar meskipun terkontraksi namun mulai mengalami perbaikan sejalan dengan penguatan harga CPO di maret dan April 2026.***






